Dokumentasi BAZNAS Rohil

Komitmen Optimalkan Potensi Zakat, BAZNAS Rokan Hilir Perkuat Tata Kelola dan Kualitas SDM

14/10/2026 | Humas BAZNAS Rohil

BAGANSIAPIAPI — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Rokan Hilir menegaskan komitmennya untuk membenahi tata kelola, meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) amil, serta memperluas edukasi dan literasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tengah masyarakat. Langkah strategis ini diambil guna memastikan potensi besar dana keagamaan di Rokan Hilir dapat terwujud secara nyata dan memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan umat.

Pernyataan tersebut ditegaskan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Rokan Hilir, H. Jefrizal, S.HI., MM, bersama jajaran pimpinan BAZNAS Rohil, yaitu Junaidi, SE (Wakil Ketua I dan merangkap tugas Wakil Ketua III & IV) serta Ramli, M.Pd.I (Wakil Ketua II).

Dalam keterangannya, Ketua BAZNAS Rohil, H. Jefrizal, S.HI., MM, menyampaikan bahwa penghimpunan dan pengelolaan dana umat memerlukan keseriusan serta standar profesionalisme yang tinggi. Menurutnya, akuntabilitas pengelolaan ZIS harus berbanding lurus dengan amanah besar yang dititipkan oleh para muzakki.

 

"Jika dalam pengelolaan lembaga pendidikan, pesantren, maupun fasilitas kesehatan kita dituntut untuk sungguh-sungguh, maka dalam mengelola dana umat BAZNAS harus jauh lebih serius dan transparan. Sebab, berbagai program dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat sangat bergantung pada ketersediaan serta efektivitas penyaluran dana keagamaan ini," ujar H. Jefrizal.

 

Lebih lanjut, pimpinan BAZNAS Rohil menekankan bahwa kunci utama untuk mengoptimalkan potensi ZIS di daerah terletak pada modernisasi sistem internal, transparansi keuangan, dan kecakapan para amil di lapangan. Dengan penguatan literasi dan perbaikan tata kelola, kepercayaan masyarakat untuk bersedekah dan berzakat melalui BAZNAS diharapkan dapat terus meningkat.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya BAZNAS dalam menyinergikan program-program daerah bersama instansi pemerintah, sektor UMKM, dan pemangku kepentingan lainnya. Fokus utama penyaluran dana tidak hanya berpusat pada bantuan karitatif (jangka pendek), melainkan pada program pemberdayaan ekonomi berbasis kemandirian.

Wakil Ketua I BAZNAS Rohil, Junaidi, SE, menambahkan bahwa muara dari seluruh pembenahan sistem dan peningkatan kapasitas SDM ini adalah mutu pelayanan terbaik bagi para penerima zakat (mustahik). BAZNAS Rohil berikhtiar memutus rantai kemiskinan dengan mendorok peningkatan taraf hidup masyarakat menuju kemandirian ekonomi.

Melalui penguatan regulasi, tata kelola yang transparan, dan profesionalisme SDM, BAZNAS Kabupaten Rokan Hilir optimis dapat membawa masyarakat mustahik naik kelas menjadi masyarakat yang sejahtera, mandiri, serta mampu memberikan kemanfaatan yang lebih luas (rahmatan lil 'alamin).

KABUPATEN ROKAN HILIR

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ  |   2.2.12